Jumat, 09 Maret 2012

Peralatan TIK

 
SATELIT
Pengertian Sistem Komunikasi Satelit
Komunikasi satelit adalah komunikasi antara stasiun bumimelalui stasiun ruang angkasa atau melalui satelit bumiartificial passif. Jadi komunikasi satelit adalah permasalahanutama dari komunikasi ruang angkasa.Dasar pemikiran utama dari pembangunan sistem komunikasisatelit adalah sederhana-untuk meletakkan repeater (pengulang) lanjutan dari suatu sistem komunikasi pada sebuahsatelit bumi. Sedkit berputar/bergerak pada orbit yang agak tinggi untuk waktu yang cukup lama tanapa mengguankanenergi untuk pergerakannya.Power disuplai ke repeater dan sistem satelit bumi yangartficial dari baterai solar, hampir selalu bergantung pada penyinaran matahari pada pengoperasiannya, tanpoa perubahan yang berangsur-angsur.Dalam orbit yang cukup tinggi satelit bumi yang artficial tersebut melingkupi teritori yang luas, danoleh karena itu setiap terminal atau stasiun yang berlokasi didalam teritorinya dapat dihubungkansecara langsung melalui repeater satelitnya.Tiga satelit bumi artficial cukup untk membentuk sistem komunikasi global. Tiga satelit bumi pada jarak yang tepat dari bumi akan melakukan perubahan/revolusi setiap 24 jam. Satelit tersebut akantetap sacara stasioner pada spot yang sama dan akan berda pada jarak optikal setdaknya setengah permukaan bumi.Tiga stasiun repeater, 120 derjat pada orbit yang tepat, dapat melayani cakupa microwave dantelevisi keseluruh planet. Pacda saat bersamaan, teknologi modern dapat cukup menghasilkan suatusudut pandang dimana energi transmitter dari satelit dapat difokuskan, jika perlu dalam area yangterbatas.Dapat juga dikatakan bahwa sinyal antara satelit bumi artifisial dan stasiun bumi biasanya memilikisudut elavasi yang tinggi pada permukaan bumi. Hal tersebut mempersingkat waktu transmisinya pada atmosfer bumi, yang berarti mengurangi signal loss (kehilangan sinyal) oleh kelembaban dannoise atmosfer.2.2 Karakteristik Sistem Komunikasi SatelitKomunikasi salelit pada dasarnya memiliki tiga karakteristik yang menjadikan kendala dalamsebuah perancangan yaitu:1. delay2. noise3. keterbatasan bandwidth
 
Tiga hal tersebut harus diperhatikan secara lebih mendalam. Saat ditemukan fiber optic dan cara pemasanganya, sistem komunikasi sudah mendekati ideal dengan rendahnya keterlambatan, tidak ada noise dan tanpa batasnya suatu bandwidth .Walaupun demikian hal tersebut belum cukup dan perlunya suatu pengembangan, sampai akhirnyaditemukannya komunikasi satelit, karena karakteristik fiber optic sangat sulit sehingga harganyayang cukup mahal dalam biaya pengoperasionalnya. Permasalahan keterlambatan merupakan hallebih populer dibanding dari dua hal lainnya.Noise dapat dicegah dengan cara error control coding. Efiseinsi Bandwidth menjadi hal yang penting pada sistem komunikasi saat ini untuk meningkatkan jumlah pengguna perangkat tersebut.Latency/ DelayKita tahu bahwa keterlambatan dalam menerina sebuah berita pada dasarnya tejadi pada link satelit,untuk itu diperlukan komunikasi satelit dengan kecepatan tinggi. Pada saat kita diam, memiliki propagation delay kira-kira 250 ms pada GEO. Delay ini disebabkan oleh bahwa antara jarak station bumi ke satelit kembali lagi ke station bumi. Sehingga memakan waktu sebesar dua kalinya, yaitu500 ms. Keterlamatan dapat diseimbangi jika beberapa jangkupan hopnya atau hubungan antar satelit digunakan. Satelit akan menjadi komplek dan dengan adanya signal proses dan menjadikandelay meningkat.Beberapa orbit yang lain, temasuk LEO dan MEO. Keuntungan GEO bahwa jaraknya paling dekatdengan bumi, sehoingga memenuhi untuk ukuran antena yang besar. Orbit yang rendah diharuskanmenggunakan beberapa satelit untuk mendapatkan jangkauan konstan, dan mereka haruskemungkinan banyak menggunakan hububgan antar satelit, sehingga delay tergantung pada routing pada jaringan. NoisePenurunan daya sinyal radio yang masih diperbolehkan merupakan kuadrat dengan jarak tempuh.Hubungan antar satelit, jarak yang terlalu besar akan meyebabkabn lemah sinyal. Hal ini disebutdengan istilah signal to noise ration (SNR). Bit error rates (BER) kira-kira memiliki nilai sebesar 10-7. Penurunan noise dilakukan dengan menggunakan metode error control coding. Besaran error padafiber kemungkinan terjadi pada error control coding.BandwidthPara ilmuan yang mengembangkan sistem radar microwave pertama pada perang dunia keduamembagi-bagi setiap pita frekuensi microwave sebagai berikut. Frekuensi 800 MHz sampai 2 GHzdi sebut sebagai L Band, 2 sampai 3 GHz di sebut sebagai S band; 3 sampai 6 GHz di sebut sebagaiC band; 7 sampai 9 GHz di sebut sebagai X band; 10 sampai 17 GHz di sebut sebagai Ku band dan18 sampai 22 GHz di sebut sebagai Ka band.Pada era kebangkitan satelit semasa tahun 60an, para ahli microwave memutuskan menggunakanterminologi radar pada komunukasi satelit juga.Sistem Satelit komunikasi pertama menggunakan frekuensi C band antara 3.7 sampai 4.2 GHz. Padaakhir tahun 1960an, banyak perusahaan telepon di seluruh dunia memiliki banyak stasiun relaymicrowave terrestrial yang beroperasi pada range 3.7 sampai 4.2 GHz. Daya pada satelit C-bandyang di kirim harus di batasi pada suatu tingkat agar tidak menyebabkan interferensi pada jaringanmicrowave terrestrial.Satelit pita Ku komersial pertama kali di muncul pada akhir 1970 dan awal 1980. secara relativ beberapa jaringan komunikasi di tujukan untuk penggunaan pada frekuensi ini. Satelit dengan Ku-Band dapa mentransmisikan sinyal power yang lebih besar dari C-Band pendahulunya tanpa adagangguan interferensi di bumi.Antena satelit Ku-Band memiliki beam width yang lebih miring,koridor yang melewatinya dengan piringan yang menghadap ke atas langit, lebih besar dari diameter antena parabola pada C-Band. Ada hubungan langsung antara panjang gelombang dan beamwidthAntena. Semakin pendek panjang gelombang semakin miring beamwidthnya.
 
KAMERA
Cahaya masuk ke kamera lewat lensa (obyek dapat diliat terlebih dahulu lewat
viewfinder 
),difokuskan agar diterima oleh sensor cahaya yang memilah-milah cahaya berdasarkankomponennya, informasi mengenai konsentrasi komponen cahaya ini diterjemahkan dandiubah menjadi informasi digital untuk kemudian disimpan dalam media penyimpan.
Perkembangan teknologi telah begitu canggih sehingga komputer mampu menerima input darikamera. Kamera ini dinamakan dengan Kamera Digital dengan kualitas gambar lebih bagus danlebih baik dibandingkan dengan cara menyalin gambar yang menggunakan scanner. Ketajamangambar dari kamera digital ini ditentukan oleh pixel-nya. Kemudahan dan kepraktisan alat ini sangatmembantu banyak kegiatan dan pekerjaan. Kamera digital tidak memerlukan film sebagaimanakamera biasa. Gambar yang diambil dengan kamera digital disimpan ke dalam memori kameratersebut dalam bentuk file, kemudian dapat dipindahkan atau ditransfer ke komputer. Kamera digitalyang beredar di pasaran saat ini ada berbagai macam jenis, mulai dari jenis kamera untuk mengambilgambar statis sampai dengan kamera yang dapat merekan gambar hidup atau bergerak seperti halnyavideo.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes